
Nusantara | Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:01 WIB
Di tengah lanskap sabana Sumba Timur, para penenun perempuan terus memelihara warisan leluhur melalui pembuatan kain tenun berbahan warna alami yang memakan waktu hingga bertahun-tahun. Karya seni serat kain ini bukan sekadar pakaian biasa, melainkan manifestasi nilai spiritual Marapu serta simbol ketabahan yang kini makin memikat perhatian dunia fesyen berkelanjutan.